Senin, 17 Desember 2018

Tentang Jodoh

Kita hanya sepasang insan yang saling membutuhkan.
Kita juga hanya sepasang insan yang saling memadukan kasih sayang.
Tentang jodoh, itu memang sudah takdir Tuhan yang menentukan.
Tapi sebuah harapan dan usaha, selalu ada jalan untuk menemukan titik terang.

Sebuah hubungan yang dijalin erat dengan ikatan cinta
Kadang-kadang membuat semua hal tidak difikir secara logika.
Tentang sebuah perasaan, dimana hati keduanya saling bergejolak
Saling berpagut rindu yang tak bisa di elak.

Tentang perjalanan cinta,
Semakin tinggi cintanya, semakin kencang ujiannya.
Semakin tinggi harapannya, semakin besar pula peluang untuk kecewa.
Ikuti saja alurnya kemana ia akan membawa sampai akhir cerita.

Tentang takdir,
Jika aku tahu bahwa nanti takdir ku adalah kamu,
Aku akan terus belajar mencintai takdirku,
Agar aku tak terus khawatir untuk terus menunggu sampai akhirnya nanti bertemu.

-PerempuanPenggemarRindu-

Sabtu, 08 Desember 2018

Kita adalah memori yang lalu

Meninggalkan ruang sendiri dalam kalbu,
dengan cerita yang teramat sendu.
Meningalkan hati yang hampa,
karna terlalu sering terluka.

Kita adalah bagian dari memori masa lalu
Dimana raga saling bertemu kembali
Namun hati tak bisa untuk bersatu
Hanya mampu untuk menjalani semua sendiri

Kita adalah kata yang sempat hangat diucap,
Juga menjadi momen yang meninggalkan kesan
Namun sekarang kisah kita hanya mampu kita rekap
Tanpa bisa kita ulang dengan beriringan

Kita meninggalkan luka,
Meninggalkan memori yang hanya dapat diingat, tanpa bisa diulang.
Kita hanya bagian dari memori lama,
Yang menjadikan kenangan adalah sebuah jurang.

Kita adalah bagian dari kerinduan,
Yang hanya bisa memandang dari kejauhan.
Kita adalah memori yang lalu,
Yang sekarang hanya bisa melaju dengan beriringnya waktu.

-PerempuanPenggemarRindu-

Senin, 03 Desember 2018

Aku Memilih Pergi

Maafkan aku, karna aku memilih untuk pergi.
Maafkan aku, yang tak lagi bisa mengiringi hari-hari mu lagi.
Bukan aku tak mencintaimu lagi.
Hanya saja, hatiku tak sanggup lagi menahan pedih di hati.

Sayatan demi sayatan luka yang semakin tergores,
tak mampu lagi aku poles.
Harapan-harapan indah yang kita rangkai,
tak mampu lagi aku bingkai.

Maafkan aku, karna memilih untuk pergi
Bukan aku tak ingin bersanding denganmu lagi
Bukan juga karna aku tak sayang lagi
Tapi memang komitmen yang kau buat tak bisa kita jalin kembali.

Ketika hati dan logika sudah tidak saling terpaut lagi
Ketika dua insan yang satu bertahan dan yang satu memilih pergi
Itu sudah bukan bagian dari sebuah hubungan
Tetapi bagian dari kepergian.

Boleh jadi sekarang kau acuh dengan semua tentangnya.
Suatu saat, siapa yang sangka bahwa kau akan merindunya?
Boleh jadi sekarang kau tidak menganggapnya ada.
Suatu saat, siapa yang sangka bahwa kau ingin kembali bersamanya?

Oh Kasih,
Mungkin ini sudah garis takdir Tuhan
Dimana kita hanya bisa merencanakan
Tanpa kita ketahui bahwa ini semua mengecewakan.

Maafkan aku, untuk memilih pergi
Semoga kau sadar akan semua ini
Terimakasih atas semua komitmen yang telah dijalani
Walau semua berakhir sampai disini.

-PerempuanPenggemarRindu-