Ada yang pergi tanpa permisi
Ada yang hilang tanpa bilang
Ada yang pisah tanpa berbuat kisah
Dan ada yang akan tetap dirindukan meski sudah dipendam
Apa Tuan sudah pernah tahu?
Bahwa telah lama rindu berjihad melawan waktu
Melawan jarak demi sebuah sapa dan janji temu
Hingga lelah menunggu ribuan pelukan yang tak sempat dicumbu
Tuan, dalam sajak-sajak berbisik gundah
Ada puan insomnia yang resah
Lelah memuja harap
Lelah menghitung sepi yang mulai bernyawa, pada yang kerap menorehkan luka
Malam semakin membawa gelisah
Menyebabkan sakit karna dipermainkan waktu
Dan berujung kecewa
Aku menjadi hampa
Candunya makin sekarat
Candunya membutuhkan dekap
Tuan, puan ini sedang mengalami sebuah rindu yang bangsat
Dan hanya tuan yang mampu menjadi obat
Bait-bait semusim kini telah berganti
Aku berlari tanpa menepi
Mencari kehangatan matahari
Namun, kau tak kunjung kembali
Dan hanya menggantung di atas bumi.
-PerempuanPenggemarRindu-