Minggu, 26 September 2021

Dan Aku Menyerah

Aku menyerah.

Akhirnya aku memilih meninggalkan dan kembali lagi keruang kecewa.

Memilih untuk lepas dari semua hal yang sekiranya aku tidak kuat lagi untuk bersama.

Tentang hari indah yang pernah lewat, anggap saja itu bonus.

Ku kira kita indah, ternyata selesai juga.


Kisah kita, sudah ku akhiri sejak kejadian itu.

Aku bahagia dan terluka disaat yang bersamaan.

Ternyata, memang ada mimpi yang tak bisa dipaksakan.

Tentang merelakan kepergian.


Asing, adalah kita saat ini.

Suatu hari nanti, di waktu yang tepat, kita akan sama-sama mengerti

Bahwa sesuatu yang sudah terluka, tidak selalu bisa diobati.

Bahkan ketika sebuah ikatan terlepas, tidak ada yang pernah benar-benar selesai.


Pada akhir kisah ini, kamu berakhir menjadi orang asing yang mengetahui semua rahasia.

Dan aku selesai, dari semua hal-hal baik denganmu yang akan ku simpan rapat-rapat.

Tenang saja, aku sudah terbiasa menikmati luka diakhir cerita.

Berbahagialah agar hancurku berguna.

Lalu, jangan hadir lagi agar sembuhku tak sia-sia.


-PerempuanPenggemarRindu-

Jumat, 24 September 2021

Apakah Aku tidak pernah cukup?

Apa kabar aku?

Rasanya sudah lama ya tidak bermonolog?

Apakah aku sudah bahagia?

Bagaimana hari-hariku?

Apakah ada hal-hal buruk yang aku alami belakangan ini?

Tidur jam berapa aku semalam?


Rasa-rasanya, aku ingin berbaring sebentar.

Aku tidak cukup istirahat belakangan ini

Kadang aku merasa patah

Kadang aku merasa hampa

Merasa bahwa aku tidak pernah cukup untuk siapapun.

Aku menghadapi kekosongan, sunyi, sepi, dan sendiri.


Ragaku lebur, jiwaku remuk.

Hening dimulut, berisik dikepala.

Sungguh, aku tidak tahu apakah aku harus selalu berlaku baik-baik saja atau tidak

Aku sudah cukup melalui banyak hal-hal sulit yang ku lewati belakangan ini

Biar bagaimanapun, aku harus tetap hidup bukan?

Namun, terkadang raga terasa tak berarti

Apakah aku tidak pernah cukup?


Tuhan, kumohon kuatkan aku.

Aku pasrah ketika aku hampir menyerah.

Tuhan, tolong peluk aku sebentar saja

Aku merasa berada didalam kesendirian yang abadi

Apakah hidup hanya untuk mengetahui rasa sakit?

Sungguh, aku hampir tidak pernah cukup.


-PerempuanPenggemarRindu-