Orang lain tidak mungkin paham sama kita
Sebelum mereka ngerasain sendiri apa yang kita alamin
Orang lain tidak mungkin tahu gimana kerasnya kita ngejalanin hari-hari
Yang bahkan diri sendiri pun sudah muak dengan rutinitasnya.
Orang lain cuman bisa bilang semangat ya! Jangan menyerah
Kamu hebat, sudah bisa bertahan sampai di titik ini
Yang bahkan aku sudah bosan mendengar kata-kata itu
Tapi, tiap kali di tanya kenapa, cuman bisa jawab engga apa-apa
Padahal, sesungguhnya sudah tidak tahu lagi harus memulai cerita dari mana
Karena sudah terlalu banyak luka dan kecewa yang tak bisa di jelaskan
Orang-orang lebih suka meremehkan dan membandingkan hidupnya dengan kita
Yang bahkan diri sendiri ngejalaninnya hampir setengah mati
Berusaha tetap waras, mati-matian bertahan dengan keras
Lupa meluangkan waktu buat diri sendiri
Demi memenuhi keinginan dan harapan orang-orang
Hingga lupa bahagiain diri sendiri
Rasanya, ingin sekali berteriak
Memecahkan kaca demi kelegaan sementara
Apa aku memang di ciptakan hanya untuk memenuhi ekspektasi saja?
Membuat orang-orang sekeliling bahagia? Menjadi lentera dalam secercah cahaya?
Sedangkan, diriku sendiri sudah lama asing
Tidak saling kenal bahkan tidak paham lagi aku maunya apa
Seperti kehilangan jati diri
Aku sekarat, bertahan hidup agar tak mati saja
Aku tenggelam, lelah di hajar realita yang tidak sesuai
Di pukul mundur dengan kenyataan
Yang bahkan tidak bisa ku sebut itu kenyataan
Semua terasa terlalu pahit, terlalu gagal, hingga terlalu kencang badainya
Aku kehilangan arah mata angin
Untuk menentukan kemana langkah aku harus pergi pun tak bisa
Orang lain tidak mungkin paham
Bagaimana rasanya hidup penuh dengan tuntutan
Aku hanya ingin berlari
Aku hanya ingin tertidur tenang dengan isi kepala yang tidak berisik
Aku capek sama dunia
Aku mau pulang dengan ketenangan
Tuhan, bisakah peluk aku sebentar?
Aku sudah tidak peduli, kemana lagi aku harus pergi
Aku lelah, dengan jalan yang aku tapaki
Aku sudah runtuh, untuk diriku sendiri
-PerempuanPenggemarRindu-