Dikala sepi melandaku,
Entah mengapa bayangmu selalu datang menyapaku.
Padahal aku tahu, saat bayangmu hadir sama saja akan membuka kembali luka itu.
Namun, tak bisa aku pungkiri.
Jiwa ku tak rela melepas segala mimpi.
Benak ku bergemuruh.
Mencari asa untuk kembali.
Dan, hatiku ingin melukismu lagi.
Entah sudah berapa banyak luka yang kau beri.
Aku tetap saja menyukai bayangmu hadir kembali.
Semoga saja, masih ada hati saling bicara,
Untuk mengurai tali pertikaian yang pernah ada.
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar