Rabu, 11 Juli 2018

Untuk Calon Mertua

Ibu ..
Aku hanyalah wanita biasa.
Aku bukan dari keluarga yang berstatus sosial tinggi.
Bukan juga dari keluarga yang paham akan ilmu agama yang kuat.
Aku hanya wanita biasa yang terlahir dari keluarga sederhana.
Dan sedang belajar untuk menjadi wanita shalihah.

Ibu ..
Aku tak mengerti bagaimana cinta ini hadir begitu kuat untuk putramu.
Aku tak tahu bagaimana cara Allah menyatukan dan mempertemukan kami.
Aku berulang kali ragu, berulang kali memilih mundur.
Tetapi, ia selalu saja hadir dan teguh meyakinkan.

Aku tak tahu bagaimana dan kapan pertama kali kami bertegur sapa.
Ibu, inikah yang namanya takdir? Takdir dimana aku bertemu dengan putramu?.
Ibu, izinkan aku menjadi pelengkap agama putramu.
Izinkan aku menjadi istri yang shalihah untuknya.
Izinkan aku menjadi menantu dan anak yang baik untukmu dan keluargaku.

Ibu, ketahuilah .. Aku mencintai putramu tanpa ada apanya.
Sebab, saat aku bersamanya, aku merasa surga berada didekatku dan aku dapat melihat Tuhan ada dalam dirinya.
Ibu, izinkan aku menjadi bagian keluarga dihidupmu.
Ibu, izinkan aku mencintai dirimu juga layaknya putramu mencintaimu.
Dan, cintailah aku juga sebagaimana kau mencintai putramu.

-PerempuanPenggemarRindu-

2 komentar: