Aku tak lagi membencimu
Hanya saja aku mulai terbiasa dengan sendu
Aku tak lagi membencimu
Karna aku selalu saja kalah oleh rindu
Untung saja, rindu ini tak berbayar
Kalau saja berbayar, apa yang aku miliki tak cukup untuk membayar
Untung saja, rindu dapat ditebus dengan perbincangan didepan layar
Walau memang semua belum tuntas terbayar
Kau tahu bukan, bahwa aku selalu boros akan rindu
Dimana raga menuntut untuk segera bertemu
Rindu...
Mengapa kau terus saja mengetuk pintu?
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar