Bu, kini kau tengah bersedih
Kini kau juga tengah menangis.
Kau tidak lagi sekuat batu karang yang diterjang ombak.
Kini kau bagai bunga yang kehilangan kelopak.
Bu, tempat kami berpijak kini tak lagi sama
Karna sedang diterpa badai kumpulan manusia.
Manusia-manusia biadab yang telah berdusta pada alam semesta dan juga seisinya!
Disini, terombang-ambing dalam semua kekacauan yang ada.
Memakan banyak darah sanak saudara,
Karena ulah beberapa manusia yang haus akan harta dan tahta!
Bu, tolong maafkan kami sebagai putra putrimu di Negri ini.
Ijinkan kami beraksi membela hak kami.
Di Negri tercinta, Bumi Pertiwi.
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar