Tentang sepotong senja
Kau, aku, dan kenangan tentang setapak jalan berdebu belantara,
Akasia-ada sebuah perjalanan luka.
Apakah hatiku tak cukup menjadi rumah bagi jiwa petualangmu?
Apakah cintaku tak mampu mendinginkan panasnya geloramu?
Lalu, aku bisa apa?
Bertahan dalam pekat, atau pergi dengan luka yang melekat.
Dimana belas kasih itu?
Bersama mu seperti mimpi semu
Hanya bisa merasakan abadinya luka
Padahal dalam hati tersimpan banyak do'a
Bagaimana harus ku hentikan air mata?
Impian kita hanya sebatas dalam mimpi
Biarlah langit yang memutuskan
Tentang akhir cerita cinta kita
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar