Sekali saja, untuk terakhir kalinya
Aku ingin bercerita kepadamu perihal hati yang luka
Aku juga ingin bercerita kepadamu tentang bagaimana menemukan bahagia dengan sederhana
Kali ini, aku ingin bertanya pada semesta
Kenapa semesta terlalu jahat?
Kenapa semesta, selalu saja senang bercanda dan membuat kecewa
Aku lelah dengan lara
Kini aku sadar,
Aku adalah satu dari sekian banyak rumah yang kau jadikan tempat singgah
Aku salah, ku kira kau adalah rumah
Nyatanya kau hanya ingin menghilangkan resah
Tubuh yang sempat sehangat selimutku dikamar,
Juga senyaman pelukan si guling
Dan kamar yang selalu jadi pendengar
Nyatanya kini kian samar
Kau adalah tamu yang semu
Bahkan aku tak tahu kemana arah dan tujuan pulangmu
Aku terus mencari letak teduh dalam rumahmu, namun tak pernah ada
Kini aku kembali sendiri, layaknya sebatang kara
Lagi dan lagi, pulangku selalu hilang arah
Kemudian aku bertanya, salahku dimana?
Kenapa kau tidak bisa menetap di hati yang sama?
Lalu kau hanya bungkam tak bersuara.
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar