Sesungguhnya aku selalu ada
Kau hanya tak mencari aku
Sesungguhnya aku selalu siap menemanimu
Kau hanya tak ingin bersamaku.
Tuan, tak bisakah sedikit saja kau lihat aku?
Terlalu buruk kah aku bagimu?
Atau memang dirimu yang terlalu acuh padaku?
Hingga diri ini tak terlihat olehmu.
Sebagian dari hidupmu telah menjadi bagian dari hidupku
Tapi nyatanya, kau seakan tak tahu akan hal itu.
Egoiskah jika aku menamparmu dipipi lembutmu itu?
Agar kau tahu bahwa untuk melihatku bukan sesuatu hal yang tabu.
Sesungguhnya aku ingin pergi dari hidupmu
Tapi kau terus saja menghantui dengan bayangmu
Sesungguhnya aku ingin menata hatiku kembali
Tapi nyatanya, kau terlalu sering menorehkan luka dihati ini.
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar