Aku melewati titik terhancurku sendirian
Kau mungkin melihatku baik-baik saja selama ini
Tapi pahamilah, sekali kau mengkhianati
Kau takkan menemui versi yang sama dari diriku lagi
Aku tidak akan memberikan toleransi konstan pada setiap pengkhinatan
Kau tahu?
Apa yang menyakitkan dari sebuah pengkhianatan?
Sebab ia tak pernah berasal dari lawan
Bukan salah mu, pun bukan salah ku
Kita hanya terlalu bodoh
Pada akhirnya, kita sama-sama saling membenci
Kau tahu? Hatiku selalu berkata bahwa ia mampu menuliskan satu buku penuh tentang pengkhianatanmu
Tapi akal ku berkata bahwa aku tak perlu repot-repot untuk sekedar mengingat sampah
Lantas, apa yang masih tersisa dari puing ini?
-PerempuanPenggemarRindu-
Terima kasih sudah membuatku menikmati penghianatan dgn begitu indah.
BalasHapusHei, apapun yang telah terjadi padamu, aku harap semua akan kembali baik-baik saja. You have to move on. Be happy yaaaa.
Hapus