Ayah, aku ikhlas tapi aku capek
Capek pura-pura engga kenapa-napa
Capek mengubur semua mimpi-mimpi
Capek karna terus berlari yang engga tahu kemana arahnya
Capek karna harus terus berdiri sendiri
Menjadi kuat, meski hidup sudah berantakan
Menjalani hari dengan senyum yang ku paksakan
Berpura-pura baik saat jiwa ini sudah tumbang
Kemana aku harus pulang?
Sedangkan setiap hari, aku cuman bisa bertarung dengan apa yang dunia butuhkan
Ayah, aku ikhlas tapi aku capek
Aku capek bertahan sendirian
Sedangkan banyak yang butuh aku untuk terus bertahan
Dan sepertinya memang benar, kalau bukan aku yang beresin, siapa lagi?
Nanti semuanya berantakan lagi
Ayah, aku bisa baik-baik saja disini
Tapi banyak tawa palsu yang sering aku jadikan pelindung untuk menutupi luka
Biar mereka semua tahu, bahwa aku memang sebaik-baik saja itu
Dan biar mereka semua tahu, bahwa sedang tidak terjadi apa-apa
Sepandai itu aku menutupi dengan topeng yang aku miliki
Tapi ayah, jujur aku kadang engga kuat
Apalagi setiap aku engga bisa wujudin keinginan yang ayah mau
Hal-hal apa yang mamah butuh
Sampai apa yang aku butuh pun, harus aku taruh di halaman kesekian
Ayah, ini capeknya harus dikemanakan ya?
Aku takut semakin sakit dalam memendam marah
Aku takut jadi banyak salah
Ayah, ini arahnya kemana ya?
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar