Hey, kau kah itu?
Yang sekarang telah menjelma sebagai sosok laki-laki rupawan?
Kau kah itu?
Yang dahulu selalu saja kabur dariku saat bertemu?
Teman kecilku.
Ingatkah dulu, kita selalu dipasangkan saat parade?
Ingatkah dulu, kau sangat lugu dan pemalu
Sedangkan aku galak dan tak tahu malu
Berbanding terbalik bukan? Hahaha.
Kau tahu? Aku selalu memperhatikanmu apapun itu sejak kita kecil
Tujuanku main kerumahmu bukan karena ada anak anjing yang lucu melainkan kamu
Tapi, kau malah kabur kerumah sahabatmu karna takut kepadaku
Hahaha lucu sekali.
Waktu pun berlalu, aku yang pergi meninggalkanmu tanpa berpamit
Hingga waktu mempertemukan kita kembali saat kita sudah remaja
Kau ingat tahun berapa itu?
Dimana malam itu kau datang kerumah eyang ku dan tak sengaja bertemu
Dimana aku kaget melihatmu karena perubahanmu yang sungguh drastis.
Tapi, ada yang tak berubah darimu.
Apa itu? Senyummu dan sikap pemalumu.
Malam itu, untuk pertama kali kau dengan berani meminta nomor ponselku.
Malam itu, untuk pertama kali kita kembali bernostalgia bersama didepan pintu.
Kau ingat? Bagaimana caramu mengungkapkan perasaan hatimu padaku yang membuatku tak berhenti tersenyum?
Berdebar jantungku.
Namun, saat jarak harus berpihak kembali.
Kau hilang lagi bagai ditelan bumi.
Kau muncul kembali saat semua sudah tiada berarti.
Teman kecilku, jangan khawatir.
Aku selalu menyayangimu walau entah bagaimana dengan kamu
Teman kecilku, tunggu saja takdir Tuhan apapun itu.
Kau tetap berarti untukku, apapun itu.
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar