Ternyata, semua bisa hancur begitu saja hanya karena harapan yang dibangun tanpa sengaja pada seseorang.
Harapan itu semakin menjadi, ketika realita tak sesuai ekspektasi.
Kita semakin berharap besar ketika kita menginkan sesuatu hal, namun tidak bisa tercapai.
Satu hal yang perlu kita tahu,
bahwasannya dalam hal kerjasama pun,
kita tetap tidak boleh saling bergantung.
Meskipun pada hakikatnya kita adalah manusia yang saling ingin untung.
Satu hal lagi, mereka hanya ingin di mengerti tanpa pernah mau mengerti.
Apa itu sepadan?
Kurasa tidak.
Tapi, memang adanya seperti itu bukan?
Menunggu, tapi mau ditunggu.
Klasik bukan?
Hanya karena harapan yang tak sesuai keinginan.
Jujur saja, aku benci ke egoisan.
Tapi terkadang, kita harus menjadi bodoamatan, terhadap suatu hal yang berujung merugikan.
Contohnya, harapan.
Klasik bukan?
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar