Semuanya masih tampak sama, aku,kamu,dan cinta.
Karena kamu, aku bertahan dan tetap menunggu.
Aku seperti kemarau yang menanti hujan turun.
Aku berharap dalam pikiran yang sekejap ini untuk memilikimu sekali lagi.
Cinta? Kapan kau akan menghampiri hatinya untukku?
Aku tetap mencintaimu meski kini kau berpaling.
Luka itu membuatku takut untuk kembali percaya.
Mencintaimu itu mudah namun memilikimu begitu sulit.
Apakah hidup hanya untuk mengetahui rasa sakit?
Namun, jika cinta membuat kita terluka dan membuatku kehilanganmu, aku memilih menyimpan cinta direlung hati yang paling jauh dan terdalam.
Dan luka?
Biarkan ia pun tersimpan didalam hati.
Dengan begitu kau akan tetap disisiku bukan?
Ah! Nyatanya kau tetap menjelma kehilangan dalam kisah kita.
Entah bagaimana, aku rindu.
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar