Aku tahu.
Tak ada yang lebih lelah, kecuali menunggu.
Tak ada yang lebih membosankan, selain termangu.
Jika menunggu itu hal yang membosankan, apa berpindah hati itu hal yang menyenangkan?
Di kesendirian malam ku menanti engkau dalam kesunyian.
Di kegelapan tanpa rembulan, tak terangi hati yang sepi.
Bayangmu datang menghampiri dari ribuan ilusi.
Awan kelabu hitam menyelimuti hati.
Ku duduk sendiri menghadapi hari-hari yang sepi tiada henti.
Lalu, jika menunggu dalam ragu adalah hal yang membosankan, apakah pergi tanpa berpamitan adalah hal yang wajar?
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar