Kadang, hujan selalu membawa kenangan air mata.
Ingatan yang selalu dipaksa untuk bernostalgia kembali. Tapi, itu semua hanya untuk dilewati.
Layaknya album yang hanya disimpan untuk dikenang.
Ya, sama seperti hujan. Hujan datang berkali-kali pun, membawa sejuta kenangan atau tangisan pun, Ia selalu berhenti pada saat ia sudah puas menangisi alam.
Ia datang tak diundang,dengan segala rasa yang ada ia tumpahkan.
Hujan membawa kenangan pada masing-masing orang.
Entah itu kenangan manis bahkan pahit sekalipun.
Ibarat badai yang datang dengan ributnya, pasti akan berhenti juga saat kelelahan.
Walau semua terasa porak poranda hanya karena hujan yang menyajikan kenangan.
Apapun itu, kau hanya perlu tahu.
Hatimu dan dirimu jauh lebih kuat.
Perasaan dan logikamu dapat kau ajak bekerjasama dengan baik.
Semua hanya tentang perihal sikap dan perilaku.
Entah seperti apa dirimu dibuat terus mengingat kenangan saat hujan kembali turun.
Kau akan selalu kembali pada dunia nyatamu.
Karna, kau sudah tak hidup didalam sana yang telah lalu.
Kau hanya telah hidup dimasa sekarang yang pada kenyataannya telah membiarkan kenangan itu ada dibelakangmu.
-PerempuanPenggemarRindu-
Tidak ada komentar:
Posting Komentar